Skip to content

Dicari Guru Super Untuk Siswa Berkarakter

April 22, 2012

Oleh : Wahid Hasyim, S.Kom

 

teachSebagaimana diketahui bahwa peran seorang guru tidak hanya menjadikan peserta didik menjadi pintar, karena untuk menjadi pintar di jaman secanggih ini sangatlah mudah, kontribusi terpenting seorang guru adalah bagaimana mencetak siswa yang cerdas dan berkarakter.  Karena secanggih apapun teknologi saat ini, tidak akan mampu menggeser peran dan posisi guru dalam proses pendidikan karena pendidikan tidak sekedar transfer of knowledge tetapi membangun nilai dan karakter (tranformation of value and character building).

Betapa banyak orang pintar di negeri ini, tetapi belum mampu membangun negeri kita menjadi lebih baik, bahkan tidak mampu membawa bangsa Indonesia keluar dari krisis multidimensi, hingga menyebabkan kita jauh tertinggal dibandingkan negeri-negeri tetangga. Bangsa ini tidak hanya memerlukan orang pintar dari segi intelektualitas saja, tetapi lebih dari itu bangsa ini memerlukan orang yang pintar dan berkarakter serta berkepribadian. Untuk itu peran seorang guru sangat diharapkan, untuk mewujudkannya tentu diperlukan seorang guru yang juga berkarakter.

Read more…

Rutinitasku Penghambat Kreatifitasku

April 3, 2012

 

itsvqwm9Berangkat pagi-pagi karena harus sampai di sekolah sebelum pukul tujuh, lewat sedikit sudah dianggap terlambat, jika sedang kebagian jadwal penyambutan, guru wajib menyambut siswa di depan pintu gerbang sekolah, setelah jam menunjukkan pukul tujuh lewat lima belas bel berbunyi guru wali kelas dan siswa mulai memasuki kelasnya masing-masing untuk bertaddarus, sementara guru bidang studi mempersiapkan bahan-bahan untuk mengajar.

Bid. Kurikulum mulai mengecek siapa saja guru yang berhalangan hadir, jika diketahui ada kekosongan, dibuatlah ‘voucher ‘ atau tugas menjadi guru pengganti. Pukul tujuh tiga puluh KBM pun dimulai, setiap guru memasuki kelasnya masing-masing sesuai jadwal. Guru yang kebetulan sedang tidak ada jadwal bisa bersantai sejenak, atau bisa saja tiba-tiba datanglah ‘voucher’ yang dibuat oleh Bid. Kurikulum berisi tugas menggantikan guru yang hari itu berhalangan hadir.

Mau tidak mau guru yang diberi voucher wajib mengisi jam kosong tersebut. Tidak peduli siap atau tidak, apalagi jika Guru yang absen hari itu tidak menyiapkan tugas atau RPP yang bisa meringankan tugas bagi siapapun yang akan menggantikannya. Jadilah guru pengganti bingung harus mengajar apa, apalagi jika mendapat tugas menggantikan mengajar bidang studi yang tidak ia kuasai.

Read more…

Wawancara Guru Era Baru 2011

April 3, 2012

Reblogged from Guru Kreatif:

Guraru Award 2011 baru saja berakhir. 3 guru terpilih sebagai guru – guru yang memanfaatkan teknologi internet dalam proses belajar mengajar. Mari berkenalan satu persatu.

Kali ini dengan Pak Agus Sampurno, seorang guru Sekolah Dasar Internasional di Jakarta. Guru yang berpengalaman mengajar lebih dari 10 tahun ini mengembangkan metode-metode kreatif dalam Kegiatan Belajar Mengajar di kelas. Hal ini bisa dilihat dari isi blog-nya yang mengangkat beragam topik, mulai dari teori-teori pendidikan, strategi pengajaran yang efektif, integrasi teknologi dengan pembelajaran, tips-tips yang mudah diterapkan dalam kegiatan mengajar sehari-hari, kreatifitas dalam membuat kegiatan belajar yang menarik berdasarkan subjek dan topik yang berbeda, administrasi kelas serta pendekatan dalam mengajar yang terkini.

Read more… 814 more words

Wawancara dengan Pak Agus Sampurno salah satu pemenang Acer Guraru Award 2011

Guru Tangguh Guru Yang Mampu Menghibur Siswa

April 2, 2012

 

DSC_0008 (Copy)

Setelah sukses mengadakan pelatihaan pengenalan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Prima Edutama Event Organizer Ahad 1 April yang lalu kembali mengadakan Workshop dan seminar Ice Breaker penyemangat belajar dan Menjadi Guru Tangguh Berhati Cahaya. Sebagai pembicara Prima Edutama mengundang Kak Kusumo Suryoharjuno dari Surabaya dan Om Wijaya Kusumah (Om Jay). Keduanya adalah para penulis buku dengan judul yang sama persis dengan seminar yang mereka bawakan.

Saya dan Anda mungkin setuju bahwa guru adalah profesi yang unik. Hampir semua dimensi kemampuan harus melekat pada guru. Seorang guru harus mampu menggunakan otak kiri dan kanan secara proporsional, persis seperti ‘holistic brain’. Pantaslah seorang pakar pendidikan Munif Chatib menyebut profesi guru sebagai seniman tingkat tinggi. Dalam kamus Wikipedia kata seniman berarti istilah subyektif yang merujuk kepada seseorang yang kreatif, atau inovatif, atau mahir dalam bidang seni.

Read more…

Sudahkah Prinsip Man Jadda Wajada Hidup Dalam Diri Kita ?

March 28, 2012

 

tumblr_lk1h6kvZLq1qcxieko1_400Man Jadda Wajada – siapa bersungguh-sungguh, dia akan berhasil –  Siapapun pasti percaya akan kekuatan yang begitu dahsyat dari ungkapan ini. Namun, tidak semua orang mampu mengaplikasikan prinsip ini dalam dirinya. Sudahkah kita mampu mengaplikasikan prinsip Man Jadda Wajada dalam diri kita ? Atau justru kita cepat menyerah, berhenti berusaha,  menyerah pada nasib, sehingga kita lebih sering kehilangan arah dan hidup tanpa tujuan ?

Sebagai seorang guru atau tenaga pendidik, prinsip Man Jadda Wajada sudah harus senantiasa hidup dalam diri kita, karena guru adalah panutan bagi para peserta didik. Sebagaimana Rasulullah SAW begitu luar biasanya mengaplikasikan prinsip ini hingga berhasil dalam dakwahnya, tidak hanya di situ, beliau juga berhasil dalam menjalankan bisnisnya.

Read more…

Mengapa Sekolah Tidak Mampu Menumbuhkan Minat Baca Anak-Anak Kita ?

March 25, 2012

 

anak-suka-membaca-bukuSetiap selesai mengoreksi hasil ujian anak-anak, saya selalu miris melihat kemampuan anak-anak dalam menulis jawaban uraian, sebagian besar mereka nilainya jatuh di soal yang membutuhkan kemampuan analisis dan kemampuan menulis ini. Mungkin karena mereka selalu dimanjakan dengan soal-soal pilihan ganda, sehingga kemampuan berpikir mereka sebatas memilih, dan menebak. Pantas saja jenis soal seperti pilihan ganda ini tidak lagi digunakan di negara-negara maju. Lantas mengapa pemerintah masih bertahan dengan jenis soal seperti ini dalam ujian nasional ? Tanya Kenapa ……?

Selain itu, faktor malas membaca juga menjadi penyebab dari sulitnya mereka menjawab soal bertipe uraian. Orang tua di rumah selalu mengeluhkan putra-putrinya malas sekali membaca, di tambah lagi orang tua yang tidak gemar membaca sudah barang tentu berimbas kepada anak-anak. Yang menjadi pertanyaan mengapa sekolah tidak mampu menumbuhkan minat baca mereka ? Bukankah kegiatan membaca sudah menjadi rutinitas anak-anak kita di sekolah ?

Read more…

Sudahkah Kita Menanamkan Prinsip Man Jadda Wajada Dalam Diri Siswa – Resensi Negeri 5 Menara

March 25, 2012

 

Review-Movie-N5MFilm bernuansa pendidikan dan sarat inspirasi tentang tekad, kerja keras, dan persaudaraan yang menjadi film terheboh tahun ini setelah era laskar pelangi adalah Negeri 5 Menara, apakah Anda sudah menonton film ini ? jika belum saya sarankan segeralah tonton film ini dan saja jamin Anda tidak akan menyesal, karena dari film ini banyak sekali pesan-pesan moral dan motivasi yang akan kita dapatkan.

Film yang diangkat dari novel best seller berjudul sama karya Ahmad Fuadi ini benar-benar menjadi tontonan yang dapat menjadi tuntunan dan menjadi pelipur lara bagi kita yang mungkin sudah jenuh dengan film lokal yang banyak menampilkan tema horor, komedi, dan tentunya percintaan. Film  ini disutradai oleh Affandi Abdul Rachman di dukung oleh Salman Aristo sebagai penulis skenario, yang membuat film ini menjadi film yang layak kita tonton.

Read more…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,081 other followers