Upgrade Your Self or You will Downgrade

Dalam tulisan sebelumnya kita membahas tentang kehidupan adalah kompetisi, dan Kompetisi dalam kehidupan satu hal yang tak dapat kita hindari, karena memang Allah SWT menciptakan kita untuk saling berkompetisi (diuji).

ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلۡمَوۡتَ وَٱلۡحَيَوٰةَ لِيَبۡلُوَكُمۡ أَيُّكُمۡ أَحۡسَنُ عَمَلٗاۚ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡغَفُورُ

 “… Supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.” (QS. Al Mulk: 2),
atau di ayat lain Allah SWT berfirman :
وَلِكُلّٖ وِجۡهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَاۖ فَٱسۡتَبِقُواْ ٱلۡخَيۡرَٰتِۚ أَيۡنَ مَا تَكُونُواْ يَأۡتِ بِكُمُ ٱللَّهُ جَمِيعًاۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ
Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Siapkah kita ?
Kompetisi terus berlanjut, lulus dari satu kompetisi kita sudah harus siap dengan kompetisi selanjutnya, ingatkah kita ketika masih duduk di bangku sekolah, ketika lulus dari SD kita harus berlomba untuk masuk SMP, kemudian SMA, kemudian bersaing memperebutkan kursi PTN. Setelah lulus dari PTN kita harus siap dengan persaingan di dunia kerja. Setelah lolos persaingan ketat dimulai lagi untuk meraih jabatan tertinggi.
Namun, ketahuilah itu baru persaingan di dunia, Sudah siapkah kita untuk kompetisi di akherat kelak ?
Sebagai seorang Muslim, sudah selayaknya kita terus memperbaiki plus meningkatkan (upgrading) diri. Pilihannya hanya satu upgrade atau akan terjadi downgrade. Bukankah Rasulullah SAW adalah sebaik baik manusia yang terus menerus (istiqomah) dalam peningkatan kualitas dirinya, baik dari segi ilmu pengetahuan, akhlaq, dan tentu ibadahnya. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk selalu menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari, bahkan dikatakan merugi jika kita justru menjadi pribadi yang lebih buruk.
Bagaimana dengan Sahabat Guru semua ?
waktu kita terasa habis di sekolah, saya perhatikan banyak sahabat guru yang sedikit sekali meluangkan waktu untuk meningkatkan skill nya sebagai seorang guru. Hal ini bisa di llihat dari kualitas pendidikan negeri ini yang masih belum beranjak dari keterpurukan. Hal ini tentu bukan hanya menjadi tugas berat pemerintah, tetapi bisa kita mulai dari diri kita sendiri.

Sudah puaskah Anda dengan kemampuan Anda sekarang ? Sebaiknya jangan. Kunci mencapai karier yang memuaskan adalah dengan meningkatkan skill profesional.

Salah satu kunci sukses seorang guru adalah jangan pernah membiarkan diri stagnan. Anda harus punya motivasi dan keyakinan untuk maju. Namun, tak cuma motivasi, Anda juga harus punya skill memadai. Ini tak hanya didiamkan begitu saja, Anda harus mengatur dan meningkatkan kemampuan Anda secara efektif.

Intinya, jangan cepat puas dan carilah cara untuk meningkatkan kualitas profesionalisme. Tak ada yang akan menikmati hasilnya selain diri sendiri, kok. Nah,  mengisi waktu dengan aktifitas membaca dan ngeblog adalah salah satu cara Anda meningkatkan kualitas diri.

 

Mana blog Anda ? yuk berbagi di kolom komentar

 

WH
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s