//
anda sedang membaca...
Catatan Harian

Khutbah Jumat – Masuk Surga Sekelurga

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَىٰ عَبْدِهِ الْكِتَابَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَهُ عِوَجًا ۜ قَيِّمًا لِيُنْذِرَ بَأْسًا شَدِيدًا مِنْ لَدُنْهُ وَيُبَشِّرَ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا حَسَنًا مَاكِثِينَ فِيهِ أَبَدًا.

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا َرَسُوْلُ اللّه

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

Pesan taqwa  yang palin penting khatib sampaikan dalam bentuk aksentuasi atau memfokuskan pada saat seperti ini adalah, bertaqwalah kepada Allah swt yang Maha memberikan rezeki pada kita semua. Dia bisa memberikan rezeki kepada kita tanpa harus sesuai dengan yang kita usahakan. Walau secara umum Allah memberikan rezeki kepada kita sesuai yang kita usahakan, tetapi seringkali usaha-usaha kita inilah yang keluar dari sebab-sebab yang mendatangkan rezeki. Misalnya ada acara mencari rezeki bagi orang yang bertaqwa dan tidak akan pernah rugi, dan tidak akan pernah rugi..

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ

Ada perdagangan yang kalo kita kerjakan itu mendatangkan rezeki dan tidak akan pernah rugi selamanya  1. Orang2 yang membaca kitab Allah

Mendirikan sholat
Berinfaq dalam keadaan terang2an maupun sembunyi2.

Mereka itulah yang mengharapkan perdagangan yang tidak pernah rugi selama-lamanya, ini dibutuhkan tingkat ketaqwaan yang baik. Jadi berapapun harga bbm yang sempat naik turun, sebagai seorang suami, sebagai kepala rumah tangga, Insya Allah tidak akan pernah kehilangan pegangan untuk mencari rezeki bagi anak-anaknya dan bagi keluarganya.

Pada kesempatan yang berbahagia ini.. Khatib akan sampaikan, kriteria-kriteria keluarga yang bisa masuk surga sekeluarga. Didalam surat Ar-Ra’ad ayat 23 saya akan bacakan, kriteria umum siapa yang bisa masuk surge sekeluarga.

Ini penting khatib tekankan.. sebagai latar belakang hari ini khatib membacakan surat Ar-Ra’ad 19-23. Karena menurut data KEMENSOS 70% persoalan kembalinya ke rumah, dan masalah sosial Tawuran, Narkoba, Kriminal, sebagian besar itu masalahnya di rumah, dan sebagian besar mereka kehilangan figure seorang Ayah.

Selain itu banyak para suami para Ayah yang tidak sungguh-sungguh. Membawa keluarganya masuk surganya semua. Mereka tidak memilik misi quu anfusakum wa ahlikum naaro quu anfusakum wa ahlikum naaro.

جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ ۖوَالْمَلَائِكَةُ يَدْخُلُونَ عَلَيْهِمْ مِنْ كُلِّ بَابٍ

(yaitu) surga `Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya,

Jadi ada orang bisa masuk surga sekeluarga… bapaknya, anaknya, cucunya, tentu ibunya juga…

Bukan hanya itu fasiltas orang bisa masuk sekeluarga ini. وَالْمَلَائِكَةُ يَدْخُلُونَ عَلَيْهِمْ مِنْ كُلِّ بَابٍ

sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu;

ini sebagai miniature BAITI JANNATI, keluarga yang akan masuk surge sekeluarga itu sejak di dunia malaikat-malaikat rahmat itu masuk ke rumahnya dari semua pintu, semua arah.. Bagaimana itu bisa terjadi ?

di ayat 19 Allah berfirman :

أَفَمَنْ يَعْلَمُ أَنَّمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ الْحَقُّ كَمَنْ هُوَ أَعْمَىٰ ۚإِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ

Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta?

Tentu tidak sama. Jadi ada keluarga yang KONSEN membangun Rumah Tangganya dengan Al-Qur’an, tidak dengan teori-teori peradaban lain. Misal : Teori Demokrasi, Teori HAM.

Kita ini produk Allah. Hukum Allah yang paling pas untuk diri kita. Allah yang lebih tau.

Jamaah Jum’at Rahimakumullah

Pertanyannya : sudahkah kita serius menanamkan Al-Qur’an dalam keluarga kita… Di ayat sebelumnya Allah swt menyebutkan kriteria keluarga yang bisa masuk surga sekeluarga.

الَّذِينَ يُوفُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَلَا يَنْقُضُونَ الْمِيثَاقَ

(yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian.

وَالَّذِينَ يَصِلُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَيَخَافُونَ سُوءَ الْحِسَابِ

dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk.

وَالَّذِينَ صَبَرُوا ابْتِغَاءَ وَجْهِ رَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً وَيَدْرَءُونَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عُقْبَى الدَّارِ
Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),

Rezeki di rumah lancar

Baca Qur’an di rumah
Sholat
Berinfaq

Al-Qur’an telah menjadikan Ibrahim sebagai suri tauladan dalam membangun keluarga Qur’an. Setidaknya 4 hal inilah yang dilakukan seorang Nabi Ibrahim as.

Menanamkan akidah yang lurus, ibadah yang benar, dan menanmkan akhlaq yang mulia sebagai pembentukan kepribadian Muslim secara Kaffah.
Membangun ketataan kepada Allah dan Rasul-Nya, bersegera menyambunt dan melaksanakan perintah serta menjauhi larangan.
Membiasakan pengorbanan dimulai dari yang sedikit sebagai wujud iman, cinta, ukhuwah, dan mewujudkan kesuksesan roda perjuangan dakwah
Melakukan tarbiyah Islamiyah secara terprogram terus menerus baik terhadap diri, istri, ank, keluarga, maupun masyarakatnya

بَارَكَ الله لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هذا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

الحمد لله وكفى والصلاة والسلام على النبي المصطفى وعلى آله وصحبه ومن تبعه الي يوم الوفي . أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ ُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا َرَسُوْلُ الله

Sidang Jum’at Rahimakumulloh…

Rasulullah SAW bersabda

“Kelak di akhirat nanti, ada banyak orang tua yang mendapat tempat istimewa di surga, berkat doa dan istigfar anak-anaknya yang shalih.” (HR. Ahmad)

Untuk itu lakukan 3 M dalam pendidikan anak-anak kita: 1) menanamkan tauhid 2) melindungi anak dari kemusyrikan 3) mendisiplinkan anak kepada aturan-aturan Allah dulu.

Selanjutnya mari sama-sama kita jadikan rumah tangga kita :

Rumah ibadah , jangan jadikan bioskop dengan home theatermu

Rumah ilmu, bagi dirimu dan anak-anakmu, jangan seperti bar

Rumah ketenangan, disebut asma Allah yang banyak…

Rumah perlindungan, buat anak-anak kita

Satu bangsa satuan terkecilnya adalah rumah tangga

Mudah-mudahan, kita semua diberkahi menjadi suami dan menjadi ayah bagi keluarga kita semua

Mudah-mudahan kita tidak menjadi ayah yang GAGAL dihadapan istri dan anak-anak kita

Marilah kita bertaubat kepada Allah swt
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
اللَّهُمَّ اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَ ذُنُوْبَ وَالِدَيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارًا
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ. رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
عِبَادَ اللهِ.. اُذْكُرُوْا اللهَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

About mrwahid

I'm a Teacher in SDIT Islamia

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Mr.Wahid

Pengunjung Online

”amung

Statistik

Alexa Certified Traffic Ranking for mrwahid.worpress.com
Banner 250x250 pxl

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 39 other followers

@My Tweett

Sepercik Embun Hidayah

Setiap penulis akan meninggal. Hanya tulisannya yang akan kekal sepanjang masa. Maka tulislah tulisan yang akan membuatmu bahagia di hari kiamat.

Yusron Fauzi

Pembelajar yang Tak Pernah Pintar

Blog Pendidik

@dwitagama: Karakter tumbuh dari pembiasaan

Creative Learner

Learning, Teaching and Story Telling

Catatan wisha

untuk sahabat yang ingin berbagi

Swim to my words... Swim to my world...

Love the life you live... Live the life you love...

SUZIE ICUS PERSONAL BLOG

Education is not preparation for life; education is life itself - John Dewey

mulyana kuningan asri

tak pernah berhenti belajar

Blog Guru Kreatif

Mitra dalam wujudkan sekolah yang efektif dan guru yang profesional

kangdidisuradi

siswa yang berkarakter dimulai dari guru yang berkarakter

arebyne

Never Old to Learn

Nunung Nuraida

merekam asa, rasa dan cerita

Myblog.Ies-is

Ikhlas dengan takdirmu..,karena..,Ikhlas itu seperti dalam surat Al Ikhlas

%d bloggers like this: