Ini Akibatnya jika para Guru di Sekolah tidak gemar Membaca

Mengapa kinerja dan motivasi seseorang turun ? salah satu indikatornya adalah kurangnya minat membaca. Jika di sebuah lembaga dalam hal ini sekolah tidak mengalami pertumbuhan dalam hal kreatifitas dan motivasi, bisa jadi faktor penyebabnya adalah kurangnya membaca.

Karena membaca adalah akar dari kecerdasan, buahnya adalah ketekunan, kedisiplinan, dan pengetahuan. Suksesnya seorang guru bermula dari daya kreatif dan inovatif. Sementara itu, sebuah komunitas menjadi tumbuh, lalu tumbuh dengan cerdas dalam komunitas itu selalu bermula dari akar, bahkan bagi rumput sekalipun. Dan sekali lagi akar dari kecerdasan adalah membaca.

Dapat dipastika sebuah komunitas seperti sekolah yang memiliki budaya membaca yang baik dikalangan guru-gurunya ketika mereka mengajar bagai perigi-perigi air yang tidak pernah kering dan selalu jernih juga menyejukkan bagi para siswanya.

Sebaliknya, jika sekolah para gurunya tidak gemar membaca, maka efeknya akan berdampak buruk. Seperti kemampuan mengajar yang tidak kreatif dan inovatif dll. Hal ini harus segera diatasi, sekolah harus memiliki misi menularkan virus gemar membaca kepada para guru sebelum menyuruh siswa agar gemar membaca.

Segera lakukan perubahan !

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s