Ceritaku tentang Ibu

Dalam rangka memperingati hari Ibu BNI Syariah mengadakan lomba menulis cerita tentang Hasanah seorang Ibu yang akan menjadi teladan setiap orang. Berikut ini adalah cerita saya, jika sempat kunjungi link di bawah ini dan bantu saya dengan me Like dan men Share cerita saya lewat facebook Sahabat.

Ibuku Sumber Hasanah Titik !

Andaiku tahu Ibu perjuanganmu membesarkanku sungguh luar biasa. Namun, Aku tidak pernah sedikitpun ragu akan kesabaran dan keikhlasanmu. Bagaimana tidak ? ketika Ayah menikahi Ibu, Ayah membawa seorang anak, yang bagi orang dia adalah anak tirimu. Tetapi Ibu menerimanya kemudian mengasuhnya seperti anak sendiri, bahkan ketika lahir anak dari Rahim Ibu, sama sekali Ibu tidak membedakan anak tiri dan anak kandung. Kesabaranmu dalam menghadapi kerasnya Ayah, Ibu tetap menunjukkan kesetiaan, kasih sayang yang tak terbatas dan selalu menemaninya dalam suka dan duka. Akhlaq Ibu sungguh mulia, Ibu tunjukkan dengan sifat ramah juga dermawan kepada saudara dan tetangga, meski dalam kondisi kekurangan, namun prinsip berbagi tetap diutamakan. Meski Ibu kadang merasa tersakiti oleh anak-anakmu. Ibu tidak pernah sedikitpun megeluarkan kemarahan, yang ada justru do’a yang senantiasa Ibu panjatkan dalam sujud panjangmu di sepertiga malam. Aku tahu Ibu, Puncak kesedihanmu adalah ketika Ayah harus pergi lebih dahulu menghadap Allah SWT. Karena saat itu siapapun tidak akan menyangka jika Ayah harus pergi untuk selama-lamanya. Menghadapi kenyataan itu, Ibu tetap tegar menerima takdir Allah SWT dan tidak lama hanyut dalam duka. Karena keyakinan yang ada dalam diri Ibu, bahwa Suami tercinta lebih dulu pergi untuk bersiap menyambutmu di surga-Nya.Itulah Ibuku, Hasanah Ibu menjadi istri yang Sholehah, kesabaran dan keikhlasan dalam mendidik dan membesarkanku, keramahannya kepada semua orang akan menjadi sumber inpirasiku dalam menjalani kehidupan. Dalam do’a tak pernah kering lidah ini menyebut namamu, Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani shaghiran. Semoga Allah SWT membalas semua Hasanah Ibu dengan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Aamiin Yaa Allah Yaa Rabbal ‘Alamiin …

Advertisements

One thought on “Ceritaku tentang Ibu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s