//
anda sedang membaca...
Catatan Harian, Pendidikan

Yuk Bangun Kebiasaan Membaca

Sahabat Guru, buku apa yang terakhir anda baca bulan ini? berapa buku yang anda beli dalam sebulan?

Membaca adalah bagian dari belajar, tentunya sebagai seorang guru kegiatan membaca sudah seharusnya menjadi sebuah kebiasaan. Namun, banyak diantara kita yang tidak biasa atau tidak membiasakan diri membaca. Apa jadinya jika kita sebagai guru tidak memiliki hobi membaca,kita sulit berkembang, pengetahuan kita tidak terus bertambah padahal setiap detik ilmu pengetahuan terus mengalami kemajuan yang sangat pesat.

Masih ingat kisah si penebang pohon ?

Seorang penebang pohon harus senantiasa mengasah kapaknya agar produktifitasnya tidak berkurang bahkan terus bertambah. Dengan membaca sama saja kita mengasah otak kita agar ia terus berkembang.

Sahabat Guru mungkin kita lupa bahwa hasil kajian Program for International Student Assessment (PISA) 2009 :

Indonesia Peringkat ke-57 dari 65 Negara dalam kemampuan Membaca

Lebih jelasnya dalam kemampuan membaca, skor Indonesia adalah 402, sementara skor tertinggi diraih Kota Shanghai, China. Rata-rata, siswa dan siswi di Shanghai menunjukkan kemampuan paling tinggi dalam kemampuan matematika dan iptek (skor 600 dan 575). Adapun untuk kedua bidang tersebut, skor Indonesia adalah 371 dan 401.

Nah, perihatin sekali bukan, bagaimana bangsa ini mau maju, jika perpustakaan sekolah hanya menjadi Gudang Buku, bukan tempat yang menarik bagi guru dan siswa untuk mencari referesnsi atau ilmu pengetahuan yang lain. kita sering mendengar istilah “Banyak bacak banya Tahu“, “Membaca Buku adalah Jendela dunia”

Beberapa minggu yang lalu saya melakukan tes membaca kepada seluruh siswa saya di kelas. Saya ingin mengetahui kemampuan rata-rata mereka dalam membaca. Dan ternyata kemampuan mereka dalam membaca rata-rata 104.24 Kpm (kata per menit). Padahal kemampuan membaca siswa SD seharusnya sudah mencapai 200 Kpm.

Sahabat Guru, bagaimana dengan kemampuan membaca kita ?

Kemampuan membaca akan terus meningkat seiring dengan banyaknya kita membaca. Atau bisa juga dengan mempelajari skill membaca, seperti membaca cepat (membacacepat.com) , atau skill terbaru yang mungkin baru Sahabat dengar yaitu baca kilat (bacakilat.com).

Kita semua mengalami kendala yang sama untuk memulai kebiasaan membaca, yaitu waktu yang sempit, dan rasa malas.

Sahabat Guru, saya meyakini kita memiliki impian yang sama yaitu sukses sebagai pribadi dan sukses dalam mendidik tunas tunas bangsa yang berakhlaq dan berkarakter. Karena impian kita itu sangat penting. Tapi jika tidak dibarengi dengan mengasah diri meningkatkan kualitas diri kita sebagai pendidik. Kita tidak akan bisa konsisten terus meningkatkan kemampuan kita untuk menggapai impian tersebut.

Jika saat ini kita sudah konsisten dengan gerakan ODOJ untuk tilawah dan konsisten dengan tadabbur Qur’an. Satu hal lagi  Kita perlu memprioritaskan diri kita untuk membaca. Inilah yang bisa dilakukan setiap guru. Saya, dan sahabat guru semuanya.

Membaca harus diprioritaskan.

Bagaimana memulainya ?

Berikut beberapa hal yang bisa saya bagikan yang bisa sahabat guru lakukan untuk memprioritaskan membaca:

  1. Buatlah tujuan yang kuat. Ini akan menjadi alasan Anda untuk membaca setiap hari. Jika alasan ini tidak kuat, Anda akan melihat diri Anda masih tidak membaca setiap hari.
  2. Siapkan waktu yang pasti. Jam berapa Anda membaca dan berapa lama Anda membaca. Jika tidak menyiapkan waktu yang pasti, akan terjadi penggeseran jadwal dan menunda.
  3. Komunikasikan ke pasangan Anda. Atau siapapun yang bisa “mengganggu” Anda setiap saat, agar mereka memberikan Anda waktu untuk membaca. Mulai dari 15 menit atau 30 menit.
  4. Membacalah. Duduklah. Lakukan langkah-langkah membaca efektif. Dan, jangan pergi dari kursi Anda sebelum waktu habis. Walaupun Anda sudah tidak kuat membaca.

Guru yang suka membaca berarti ibarat prajurit yang senatiasa mengasah pedangnya. Diharapkan pula dari kesukaan membacanaya ini ia dapat pula berkembang dengan menulis. Bisa berupa artikel, buku, atau menyusun Penenlitian Tindakan Kelas.

Yuk, membaca !

About mrwahid

I'm a Teacher in SDIT Islamia

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Mr.Wahid

Pengunjung Online

”amung

Statistik

Alexa Certified Traffic Ranking for mrwahid.worpress.com
Banner 250x250 pxl

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 39 other followers

@My Tweett

Sepercik Embun Hidayah

Setiap penulis akan meninggal. Hanya tulisannya yang akan kekal sepanjang masa. Maka tulislah tulisan yang akan membuatmu bahagia di hari kiamat.

Yusron Fauzi

Pembelajar yang Tak Pernah Pintar

Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan

Creative Learner

Learning, Teaching and Story Telling

Catatan wisha

untuk sahabat yang ingin berbagi

Swim to my words... Swim to my world...

Love the life you live... Live the life you love...

SUZIE ICUS PERSONAL BLOG

Education is not preparation for life; education is life itself - John Dewey

mulyana kuningan asri

tak pernah berhenti belajar

Blog Guru Kreatif

Praktisi pelatihan guru dan konsultan manajemen sekolah

kangdidisuradi

siswa yang berkarakter dimulai dari guru yang berkarakter

arebyne

Never Old to Learn

Nunung Nuraida

merekam asa, rasa dan cerita

Myblog.Ies-is

Ikhlas dengan takdirmu..,karena..,Ikhlas itu seperti dalam surat Al Ikhlas

%d bloggers like this: