//
anda sedang membaca...
E-Learning, Materi UNSD

Rantai Makanan

Masih ingatkah kamu pelajaran di kelas 4 tentang Rantai Makanan ? Apa itu rantai makanan, Jaring-Jaring Makanan ? Penting loh mengingat kembali materi ini, karena masuk dalam materi yang akan keluar dalam Ujian Nasional Sekolah Dasar. Untuk mengingat kembali tentang materi tersebut mrwahid berikan penjelasan tentunya seperti biasa Mr lengkapi dengan mindmap yang akan mempermudah kamu mempelajarinya.

Yuk kita simak !

Pengertian Rantai Makanan

Rantai makanan adalah peristiwa makan dan dimakan antara makhluk hidup dengan urutan tertentu. Dalam rantai makanan ada makhluk hidup yang berperan sebagai konsumen, dan produsen.

Konsumen yaitu makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanan sendiri. Konsumen tergantung pada makhluk hidup lain. Contohnya manusia dan hewan.

Produsen adalah makhluk hidup yang dapat membuat makanannya sendiri. Contohnya tumbuhan hijau.

 pohonbuahpisang204x300.jpg

Konsumen yang memperoleh makanan langsung dari produsen disebut konsumen tingkat satu (Konsumen I). Sementara itu, konsumen yang memperoleh makanan dari konsumen I dinamakan konsumen tingkat dua (Konsumen II) dan seterusnya.

 Contoh Rantai makanan adalah:

images

PRODUSEN: PADI
KONSUMEN I: TIKUS
KONSUMEN II: ULAR
KONSUMEN III: ELANG

Elang akan mati dan diuraikan oleh mikro organisme pengurai menjadi mineral. Mineral ini diserap akar tanaman sebagai zat hara untuk tumbuh dan berkembang.

Padi, tikus, ular, dan burung elang membentuk suatu rantai makanan. Dalam rantai makanan, herbivora (konsumen I) memerlukan tanaman (produsen). Sementara karnivora (konsumen II) memerlukan karnivora lain dan herbivora.
Jadi, secara tidak langsung karnivora memerlukan produsen.
 Siklus dalam rantai makanan dapat berjalan seimbang apabila semua komponen tersedia. Apabila salah satu komponen, misalnya konsumen I tidak ada, maka akan terjadi ketimpangan dalam urutan makan dan dimakan dalam rantai makanan tersebut.
Agar rantai makanan dapat berjalan terus menerut maka jumlah produsen harus lebih banyak daripada konsumen I. Jumlah konsumen I harus lebih banyak daripada jumlah konsumen II dan seterusnya.
Kumpulan dari beberapa rantai makanan akan membentuk jaring-jaring makanan. seperti gambar di bawah ini :
rantai_makananRangkuman materi ini Mr sajikan dalam bentuk mindmap yang bisa kamu cetak, tapi di download dulu ya !
401562c3-0d51-4e24-9c48-d27859f5ee68Klik gambar untuk mendownload !

About mrwahid

I'm a Teacher in SDIT Islamia

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Mr.Wahid

Pengunjung Online

”amung

Statistik

Alexa Certified Traffic Ranking for mrwahid.worpress.com
Banner 250x250 pxl

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 39 other followers

@My Tweett

Sepercik Embun Hidayah

Setiap penulis akan meninggal. Hanya tulisannya yang akan kekal sepanjang masa. Maka tulislah tulisan yang akan membuatmu bahagia di hari kiamat.

Yusron Fauzi

Pembelajar yang Tak Pernah Pintar

Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan

Creative Learner

Learning, Teaching and Story Telling

Catatan wisha

untuk sahabat yang ingin berbagi

Swim to my words... Swim to my world...

Love the life you live... Live the life you love...

SUZIE ICUS PERSONAL BLOG

Education is not preparation for life; education is life itself - John Dewey

mulyana kuningan asri

tak pernah berhenti belajar

Blog Guru Kreatif

Praktisi pelatihan guru dan konsultan manajemen sekolah

kangdidisuradi

siswa yang berkarakter dimulai dari guru yang berkarakter

arebyne

Never Old to Learn

Nunung Nuraida

merekam asa, rasa dan cerita

Myblog.Ies-is

Ikhlas dengan takdirmu..,karena..,Ikhlas itu seperti dalam surat Al Ikhlas

%d bloggers like this: