//
anda sedang membaca...
Catatan Harian, Pendidikan

Mengintip Kurikulum 2013

Sudahkah anda mendapat draft kurikulum baru ? jika belum, saya sarankan anda terutama rekan-rekan guru maupun para pengamat pendidikan tanah air untuk mempelajarinya, draft bisa anda dapatkan di alat berikut ini : Bahan uji publik kurikulum 2013

Jadi sudah dapat dipastikan pemerintah akan mengganti KTSP dengan kurikulum 2013, mau tidak mau kita sebagai guru harus siap dengan perubahan ini. Menurut kemendikbud perubahan ini sudah direncanakan dalam RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) 2010-2014. Anehnya perubahan ini kita dengar setelah marak terdengar kasus perkelahian pelajar SMU yang menelan korban jiwa, sehingga kita beranggapan perubahan kurikulum ini terjadi karena kasus tersebut. Artinya apa ? menurut saya karena pemerintah baru menyadari kegagalan dalam kurikulum KTSP yang ternyata banyak menekankan kepada aspek kognitif semata, bukan hanya itu banyak sekali muatan materi  cukup berat yang sudah diajarkan di tingkat SD. Kenapa aspek kognitif yang selalu menjadi acuan kelulusan ? adanya ujian nasional adalah salah satu bentuk penilaian yang menurut saya hanyalah mengukur kemampuan kognitif semata.

8248105365_4fb5f4a016

Berdasarkan gambar diatas jelaslah arah perubahan kurikulum 2013 adalah adanya peningkatan kompetensi yang seimbang antara sikap (attitude), ketrampilan (skill), dan pengetahuan (knowledge) didukung 4 pilar yaitu : produktif, kreatif, inovatif, dan afektif. Tentang kasus tawuran yang sekarang ini marak terjadi karena pelajar kita kurang dari sisi afektif. Jika sudah begini, kita sebagai guru mau tidak mau harus siap belajar kembali, jika hal ini memang demi kemajuan pendidikan Indonesia kita harus menyambutnya, dan siap keluar kembali dari zona nyaman kita.

Perubahan yang mencolok ada di tingkat SD, karena di tingkat inilah pondasi siswa di bentuk, dalam kurikulum baru nanti akan ada pengurangan mata pelajaran, penambahan jam belajar, sturktur mata pelajaran, dan pendekatannya ikut berubah.

Mata pelajarannya antara lain : Agama, PPKN, bahasa Indonesia, matematika, seni dan budaya, olahraga dan pendidikan kesehatan. Pendekatannya menggunakan tematik integratif dari kelas 1 sampai kelas 6. Artinya meskipun ada nama-nama mata pelajaran itu, pendekatannya tidak belajar sendiri-sendiri. tetapi diintegrasikan.

Sehebat apapun kurikulumnya, tetap saja kunci utama keberhasilannya ada pada guru sebagai ujung tombaknya. Untuk itu pemerintah perlu memperhatikan hal ini. Semoga saja ada program-program pelatihan agar guru tidak kebingungan dalam menjalankan kurikulum baru nanti.

About mrwahid

I'm a Teacher in SDIT Islamia

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Mr.Wahid

Pengunjung Online

”amung

Statistik

Alexa Certified Traffic Ranking for mrwahid.worpress.com
Banner 250x250 pxl

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 39 other followers

@My Tweett

Sepercik Embun Hidayah

Setiap penulis akan meninggal. Hanya tulisannya yang akan kekal sepanjang masa. Maka tulislah tulisan yang akan membuatmu bahagia di hari kiamat.

Yusron Fauzi

Pembelajar yang Tak Pernah Pintar

Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan

Creative Learner

Learning, Teaching and Story Telling

Catatan wisha

untuk sahabat yang ingin berbagi

Swim to my words... Swim to my world...

Love the life you live... Live the life you love...

SUZIE ICUS PERSONAL BLOG

Education is not preparation for life; education is life itself - John Dewey

mulyana kuningan asri

tak pernah berhenti belajar

Blog Guru Kreatif

Praktisi pelatihan guru dan konsultan manajemen sekolah

kangdidisuradi

siswa yang berkarakter dimulai dari guru yang berkarakter

arebyne

Never Old to Learn

Nunung Nuraida

merekam asa, rasa dan cerita

Myblog.Ies-is

Ikhlas dengan takdirmu..,karena..,Ikhlas itu seperti dalam surat Al Ikhlas

%d bloggers like this: