//
anda sedang membaca...
Catatan Harian, Pakem

Strategi Presentasi dan Kalimat Hasil Belajar dalam pembelajaran sejarah.

Belajar sejarah biasanya banyak di habiskan dengan metode ceramah, guru bercerita siswa mendengarkan. Terasa membosankan, apalagi yang diceritakan adalah kisah-kisah masa lampau, yang tidak ada kaitannya dengan masa sekarang. Sebagai guru kita harus memiliki strategi mumpuni agar siswa merasa senang belajar sejarah, khususnya sejarah Islam.

Strategi presentasi penulis terapkan di kelas setelah di pertemuan sebelumnya siswa mempelajari materi, dalam hal ini mereka belajar kisah Hijrah Rasulullah SAW dan kaum Muslimin ke Yatsrib. Kami belajar tidak saja dari sumber buku, tetapi kami menyimak kisah hijrah dari film Omar. Film ini penulis rasa menjadi media tepat untuk mengajarkan materi sejarah Islam.

Strategi presentasi sebaiknya di laksanakan sebagai bahan evaluasi guru apakah siswa sudah menyerap informasi-informasi yang kita sampaikan. Kemudian strategi ini akan membantu siswa yang belum paham, karena mereka akan mendengar penjelasan kembali dari teman sebayanya.

Sebelum menerapkan strategi ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan di antaranya adalah :

  1. Biasanya siswa cenderung mengabaikan temannya yang sedang tampil di depan kelas. Jadi, pastikan sebelum memulai, kita buat dulu kesepakatan kelas agar strategi ini dapat berjalan dengan lancar.
  2. Ajarkan dulu bagaimana cara presentasi yang baik, gunakan bahasa bercerita daripada presentasi.
  3. Buatkan peta konsep materi yang harus diceritakan, dalam hal ini penulis menggunakan mind map. Hal ini sangat membantu siswa agar cerita mereka sesuai alur.
  4. Untuk lebih efektif gunakan media projector dan buatkan slide presentasi sederhana untuk panduan siswa.

DSC00178

Siswa tampak serius mendengarkan cerita temannya.

Tentunya kita ingin siswa belajar, dan kita juga ingin pembelajaran yang mereka lakukan bermakna, dapat dimengerti, tidak hanya untaian kata yang mereka hafalkan. Selain itu, kita ingin mereka menjadi pembelajar seumur hidup, bisa menyaring makna dari pengalaman mereka di masa yang akan datang. Kita perlu strategi penutup yang tepat untuk mewujudkan hal tersebut. Strategi Kalimat hasil belajar sangat efektif untuk mencapai tujuan ini.

Strategi presentasi akan lebih bermakna lagi jika di kolaborasikan dengan strategi Kalimat Hasil Belajar. Di akahir pembelajaran, perintahkan siswa untuk menuliskan beberapa kalimat hasil belajar mereka yang diawali dengan kalimat seperti di bawah ini :

  • Saya belajar tentang ….
  • Saya tidak menyangka bahwa …
  • Saya menemukan bahwa ternyata …
  • Saya merasa …
  • Saya berjanji …

Strategi ini tidak memaksa siswa untuk memperoleh hasil belajar yang sama, tujuannya lebih pada untuk menginspirasi siswa membangun pembelajaran yang bermakna dan bersifat pribadi.

Salah satu hasil siswa membuat kalimat hasil belajarnya penulis perjelas di bawah ini :

  • Saya belajar tentang Hijrah Nabi Muhammad ke Yatsrib (Madinah)
  • Saya tidak menyangka bahwa Penduduk Yatsrib menerima dakwah Rasulullah SAW dengan baik
  • Saya menemukan bahwa ternyata bahwa penduduk Yatsrib sangat menginginkan Nabi tinggal dan menjadi pemimpin mereka di Yatsrib.
  • Saya merasa sangat senang karena umat Islam wajib mengetahui tentang kebudayaan Islam
  • Saya berjanji akan terus mengikuti ajaran Islam

About mrwahid

I'm a Teacher in SDIT Islamia

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Mr.Wahid

Pengunjung Online

”amung

Statistik

Alexa Certified Traffic Ranking for mrwahid.worpress.com
Banner 250x250 pxl

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 39 other followers

@My Tweett

Sepercik Embun Hidayah

Setiap penulis akan meninggal. Hanya tulisannya yang akan kekal sepanjang masa. Maka tulislah tulisan yang akan membuatmu bahagia di hari kiamat.

Yusron Fauzi

Pembelajar yang Tak Pernah Pintar

Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan

Creative Learner

Learning, Teaching and Story Telling

Catatan wisha

untuk sahabat yang ingin berbagi

Swim to my words... Swim to my world...

Love the life you live... Live the life you love...

SUZIE ICUS PERSONAL BLOG

Education is not preparation for life; education is life itself - John Dewey

mulyana kuningan asri

tak pernah berhenti belajar

Blog Guru Kreatif

Praktisi pelatihan guru dan konsultan manajemen sekolah

kangdidisuradi

siswa yang berkarakter dimulai dari guru yang berkarakter

arebyne

Never Old to Learn

Nunung Nuraida

merekam asa, rasa dan cerita

Myblog.Ies-is

Ikhlas dengan takdirmu..,karena..,Ikhlas itu seperti dalam surat Al Ikhlas

%d bloggers like this: