Sudahkah Prinsip Man Jadda Wajada Hidup Dalam Diri Kita ?

 

tumblr_lk1h6kvZLq1qcxieko1_400Man Jadda Wajada – siapa bersungguh-sungguh, dia akan berhasil –  Siapapun pasti percaya akan kekuatan yang begitu dahsyat dari ungkapan ini. Namun, tidak semua orang mampu mengaplikasikan prinsip ini dalam dirinya. Sudahkah kita mampu mengaplikasikan prinsip Man Jadda Wajada dalam diri kita ? Atau justru kita cepat menyerah, berhenti berusaha,  menyerah pada nasib, sehingga kita lebih sering kehilangan arah dan hidup tanpa tujuan ?

Sebagai seorang guru atau tenaga pendidik, prinsip Man Jadda Wajada sudah harus senantiasa hidup dalam diri kita, karena guru adalah panutan bagi para peserta didik. Sebagaimana Rasulullah SAW begitu luar biasanya mengaplikasikan prinsip ini hingga berhasil dalam dakwahnya, tidak hanya di situ, beliau juga berhasil dalam menjalankan bisnisnya.

Bagaimana bisa seorang guru menghidupkan prinsip ini ke dalam diri semua peserta didiknya tanpa dimulai dari dirinya sendiri. Bukankah tugas seorang guru tidak hanya menstransfer ilmu saja, tetapi lebih dari itu guru juga memiliki peran dalam membangun motivasi mereka.

Intinya, sebelum kita menghidupkan prinsip Man Jadda Wajada ini kedalam diri siswa, langkah pertama adalah kita mulai dari diri sendiri. Sudahkah kita mampu mengaplikasikan prinsip ini ? sudah sejauh mana kita mengaplikasikan prinsip ini dalam kehidupan yang kita jalani selama ini ?

Mari sama-sama kita mengukur sejauh mana kita mengaplikasikannya dalam diri kita ? Silakan Anda periksa pertanyaan berikut dan jawablah dalam hati Anda dengan jujur.

  • Sudahkah sebagai guru kita bersungguh-sungguh dalam mendidik dan mengajar  ?
  • Seberapa dalam kita meneliti sebuah ide pembelajaran ?
  • Seberapa banyak ide-ide mengajar / mendidik yang sudah kita coba ?
  • Seberapa banyak ide-ide pembelajaran kreatif yang sudah kita lakukan ?
  • Sudah berapa kali kita gagal dan bangkit lagi mencoba ?
  • Seberapa keras kita mencari solusi atas masalah yang menimpa kita ?
  • Berapa banyak strategi pembelajaran yang sudah kita  kumpulkan untuk mendukung keberhasilan belajar mengajar kita ?

Jika kita masih sering kali berdalih “Tapi saya…”. Yah … atau mungkin kita suka mengatakan “tapi” sebagai dalih tidak berusaha, itu artinya kita belum bersungguh-sungguh. Mungkin saja dalih kita benar, tetapi tetap saja kita tidak akan meraih apa yang kita inginkan.

Jika kita memang bersungguh-sungguh, pasti akan selalu ada jalan untuk mencapai keberhasilan. Setiap masalah akan selalu ada jalan keluarnya. Potensi pikiran, hati, dan tubuh kita sudah cukup mengatasi masalah-masalah yang mungkin selalu menimpa kita. Sebesar apapun masalahnya. Begitu juga potensi kita cukup untuk meraih pencapaian tetinggi yang bisa dicapai manusia. Bukankah setiap manusia memiliki potensi yang sama ? yang berbeda ialah sejauh mana kita menggunakan potensi tersebut. Sejauh mana kita mampu mengaplikasikan prinsip man jadda jada dalam hidup kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s