//
anda sedang membaca...
Catatan Harian, Catatan Workshop, Pendidikan

Guru Perlu Memahami Cara Otak Bekerja (Catatan Workshop Smart & Fun Teaching SDI Al-Muslim, Sabtu 3/3/2012)

 

DSC_0366Sabtu yang lalu alhamdulillah saya dapat menghadiri undangan dari SD Islam Al-Muslim untuk mengikuti wokshop Smart & Fun Teaching yang diisi oleh Bpk. Sudharma, S.Pd, S.ST dari hypno for edu. Saya mencoba mengikat ilmu dengan menuliskan hasil dari workshop tersebut semoga bermanfaat juga untuk rekan-rekan guru dimanapun Anda berada.

Sesuai dari judulnya workshop diharapkan mampu meningkatkan skill atau kemampuan guru dalam menciptakan suasana belajar. Sesuai tujuan pendidikan yang tertera dalam UU No.20 tahun 2003 Tentang SISDIKNAS (Bab I, Pasal 1, Ayat 1). Dalam UU tersebut yang perlu digarisbawahi adalah ‘Usaha Sadar dan Terencana untuk Mewujudkan Suasana Belajar dan Proses Pembelajaran’. Untuk mewujudkan tujuan tersebut gurulah yang memikul tanggung jawab untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.

Fakta di lapangan ternyata untuk menciptakan pembelajaran yang menganut prinsip PAKEM tersebut tidaklah mudah, dibutuhkan kreatifitas dan dedikasi yang tinggi bagi seorang guru. Mungkin di zaman kita dulu pembelajaran yang baik adalah suasana kelas yang sunyi, senyap, dan semua siswa duduk tenang di kursinya masing-masing, tetapi sekarang pembelajaran tidak sebatas menulis dan mendengarkan.

Sebelum melangkah ke arah bagaimana menciptakan pembelarajan yang Smart & Fun, guru harus mampu menghipnotis semua siswanya, sehingga guru mampu memotivasi mereka, dimana perhatiannya menjadi terfokus, terkonsentrasi, dan pikirannya lebih mudah menerima permintaan atau sugesti.

Yang harus dipahami oleh para guru dalam mengembangkan dan melakukan aktivitas pembelajaran di kelas yaitu :

1. Prinsip dan cara otak kita bekerja dalam menerima informasi baru

2. Jenis Gelombang Otak

3. Teknik menciptakan kondisi siswa dimana mereka siap menerima dan menyerap materi (informasi)

Bagaimana otak bekerja

Ketika otak kita menerima informasi baru, otak kita yang memiliki ratusan milyar neuron (sel-sel otak yang saling berhubungan) akan mencipta dan memperkuat jalan dengan menghantarkan impuls elektris dan membentuk hubungan antar neuron, tetapi diantara hubungan antar neuorn tersebut ada celah kecil yang disebut sinaps. Nah, jika kita hendak menguasai suatu keahlian baru ataupun belajar sesuatu yang baru impuls listrik tadi harus melompati celah ini untuk melanjutkan perjalanannya. Meski celah antar kedua sel otak itu sangat kecil ternyata sinyal atau impuls itu tidak mudah untuk pindah ke sisi berikutnya. Bagi kita ini seperti menyeberangi jurang yang sangat dalam tanpa jembatan sebelumnya. Diperlukan suatu usaha, kerja keras, awalnya tidak mudah, namun kelamaan akan menjadi mudah dan akhirnya kita dapat menguasai suatu ilmu baru. Lebih jelasnya saksikan tayangan filmnya di bawah ini :

Gambaran Cara Kerja Otak

 

Setelah kita memahami bagaimana otak menerima informasi, kita harus lebih melihat dan menilai pembelajaran siswa dari prosesnya tidak hanya hasil akhir saja. Selanjutnya kita juga perlu mengetahui empat gelombang otak. Teori ini ditemukan tahun 1929 oleh Hans Berger, ilmuwan asal Jerman. Hans membuat alat yang mampu mencatat dan mengukur gelombang listrik yang terjadi di otak. Alat ini disebut Electroencephalograph atau disingkat EEG. Frekwensi gelombang EEG dihitung dengan jumlah cycles per second atau cps (Hertz-Hz). Dari hasil temuan tersebut dapat kita ketahui 4 gelombang otak yang setiap harinya ini mengalami perubahan dalam otak kita. 4 gelombang tersebut adalah :

1. Gelombang Delta (4 – 8 Hz)

  • Kondisi tidak terjaga
  • Sensor indrawi dengan luar terputus
  • Orang tidur tanpa mimpi (koma)
  • Tidur rutin untuk manusia, adalah upaya untuk memulihkan kondisi sel-sel tubuhnya termasuk sel otak yang telah bekerja berat seharian. Oleh sebab itu orang sakit perlu banyak tidur beristirahat.

2. Gelombang Theta (0,5 – 4 Hz)

  • Kondisi setengah terjaga,
  • Sangat santai, mengantuk
  • Para penemu, pencipta musisi bekerja dalam kondisi gelombang Tetha.

3. Gelombang Alpha (8 – 12 Hz)
Terjadi pada kondisi normal orang dewasa bekerja, tanpa dibebani pikiran macam-macam, tanpa target yang berat.


4. Gelombang Beta (12 – 25 Hz)
Ketika orang bekerja berat membutuhkan pikiran yang banyak sekali, sehingga gelombang otak juga naik hitungannya. Banyak hal yang harus dicermati untuk mempertahankan eksistensi manusia dari bahaya lingkungan seperti tentara yang sedang bertempur atau supir yang harus waspada.

Sebaiknya kita memprogram otak kita selalu dalam gelombang alpha, gelombang ketenangan, sehingga muncul inspirasi. Ketika shalat dengan khusyu sebenarnya kita menghasilkan gelombang alpha, oleh karena itu shalat yang khusyu akan yang memperbaiki kualitas hidup. Gelombang inilah yang seharunya kita program dalam otak setiap siswa di kelas.

Setiap hari dalam proses pembelajaran tanpa disadari guru sebenarnya selalu menghipnotis peserta didiknya, jika proses penyampaian informasi itu dilakukan dengan benar dan sesuai dengan prinsip kerja otak, maka informasi yang disampaikan guru akan mampu masuk ke dalam otak bawah sadar mereka. Jika informasi itu masuk ke dalam otak bawah sadar dan menjadi ingatan jangka panjang. Mungkin kita pernah mendengar istilah “masuk kuping kiri, keluar kuping kanan” atau lebih sadis lagi “masuk kuping kiri keluar kuping kiri” Hehe.. jadi sama sekali tidak ada yang nyangkut di otak ya.. ?

Hipnotis disini bukan berarti kita membuat tidur siswa, seperti di acara Uya Kuya itu. Tetapi hipnotis disini bagaimana kita sebagai guru mampu mensetting gelombang otak seluruh peserta didik berada dalam gelombang otak yang pas untuk belajar, yaitu kondisi alfa.

Jadi, jangan heran jika kita mungkin sampai saat ini masih mengingat nasehat seorang guru di masa SD misalnya. Artinya guru kita itu telah berhasil menghipnotis kita.

Lalu bagaimana hubungannya dengan proses belajar mengajar ?

Berdasar teori gelombang otak diatas, dapat diketahui kondisi belajar ideal adalah dimana gelombang otak siswa berada dalam gelombang alfa. DI sinilah kita sebagai guru harus belajar bagaimana membuat zona nyaman ini (zona alfa). Dalam teori pembelajaran hal ini dikenal dengan istilah Apersepsi.

clip_image001Kegiatan Apersepsi yang kreatif yang dimulai di awal pembelajaran dengan tujuan membuat siswa lebih senang dan berkonsentrasi akan membawa mereka ke zona alfa. Selanjutnya proses belajar akan lebih bermakna dan berakhir dengan sukses. Di samping itu kepekaan guru juga harus peka terhadap mood siswanya, jika terjadi penurunan minat dan keaktifan tandanya zona alfa mereka sudah hilang, guru perlu melakukan ice breaking untuk kembali ke zona alfa.

Semoga bermanfaat.

About mrwahid

I'm a Teacher in SDIT Islamia

Discussion

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: Belajar Memahami Otak dan Kekuatannya | Mr.Wahid's Blog - July 17, 2013

  2. Pingback: Ayo Para Guru Pahami Kehebatan Otak Siswa | Mr.Wahid's Blog - July 22, 2013

  3. Pingback: Ayo Para Guru Pahami Kehebatan Otak Siswa • Guraru - September 19, 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Mr.Wahid

Pengunjung Online

”amung

Statistik

Alexa Certified Traffic Ranking for mrwahid.worpress.com
Banner 250x250 pxl

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 39 other followers

@My Tweett

Sepercik Embun Hidayah

Setiap penulis akan meninggal. Hanya tulisannya yang akan kekal sepanjang masa. Maka tulislah tulisan yang akan membuatmu bahagia di hari kiamat.

Yusron Fauzi

Pembelajar yang Tak Pernah Pintar

Blog Pendidik

@dwitagama: karakter tumbuh dari pembiasaan

Creative Learner

Learning, Teaching and Story Telling

Catatan wisha

untuk sahabat yang ingin berbagi

Swim to my words... Swim to my world...

Love the life you live... Live the life you love...

SUZIE ICUS PERSONAL BLOG

Education is not preparation for life; education is life itself - John Dewey

mulyana kuningan asri

tak pernah berhenti belajar

Blog Guru Kreatif

Praktisi pelatihan guru dan konsultan manajemen sekolah

kangdidisuradi

siswa yang berkarakter dimulai dari guru yang berkarakter

arebyne

Never Old to Learn

Nunung Nuraida

merekam asa, rasa dan cerita

Myblog.Ies-is

Ikhlas dengan takdirmu..,karena..,Ikhlas itu seperti dalam surat Al Ikhlas

%d bloggers like this: