Strategi Movie Learning Dalam Pembelajaran Sejarah

Movie Learning

Jika teringat masa-masa sekolah dulu ketika saya masih duduk di bangku SMP dan SMA pelajaran sejarah adalah pelajaran yang paling membosankan, kenapa membosankan ? mungkin karena pelajaran sejarah hanya menghafal kejadian-kejadian di masa lampau, tanggal-tanggal kejadian, nama-nama tokoh, dan masih banyak lagi. Apalagi jika gurunya hanya menggunakan metode ceramah, sepertinya saat-saat belajar adalah saat-saat asyik untuk tidur.

Untuk mengatasi keboringan siswa dalam mempelajari sejarah guru harus  pandai memancing rasa penasaran siswa, terutama yang saya hadapi adalah siswa sekolah dasar, yang dunianya adalah belajar sambil bermain. Tentu metode ceramah adalah metode yang sangat tidak efektif untuk mereka. Guru perlu merancang metode-metode atau gunakan multimetode untuk membuat mereka bergairah dalam belajar. Intinya pembelajaran harus dikemas sebagaimana konsep PAKEM (Pembelajaran Aktif Kreatif dan Menyenangkan). Salah satu metode terbaru saat ini yang paling sering saya gunakan adalah metode menyimak film, atau lebih dikenal dengan strategi movie learning.

Strategi movie learning adalah strategi pembelajaran yang mengaitkan konsep pembelajaran dengan tayangan film (Munif Chatib). Semua target atau indikator-indikator pembelajaran terangkum dalam film yang akan kita putar. Strategi ini dinilai sangat berkesan sebab punya kekuatan emosi, dan strategi ini juga menyentuh mutiple intelligences siswa dalam ranah spasial-spisual, yang selanjutnya akan berkembang lagi bergantung pada prosedur aktivitas yang dirancang oleh guru.

Agar strategi ini berjalan sukses dan efektif, artinya jangan sampai siswa kita sama sekali tidak dapat mengambil manfaat dari film yang kita putar. Guru harus mengikuti poin-poin prosedur sebagai berikut :

  • Konsep, yaitu materi yang diajarkan kepada siswa, biasanya terdapat dalam indikator hasil belajar.
  • Film, guru harus mampu selektif dalam memilih film yang akan menjadi solusi dari materi pembelajaran. Film dapat diputar secara utuh atau dipotong-potong, disesuaikan dengan waktu yang tersedia
  • Diskusi, setelah menyimak film siswa mendiskusikan isinya dengan masalah yang sesuai dengan indikator hasil belajar.

Berdasarkan pengalaman saya, strategi ini ternyata sangat digemari siswa. Sehingga siswa akan belajar dengan penuh semangat dan konsentrasi karena semua memusatkan perhatiannya.

Advertisements

5 thoughts on “Strategi Movie Learning Dalam Pembelajaran Sejarah

    • Untuk literatur Mrs. Lely bisa baca di bukunya Pak Munif Chatib yang berjudul Gurunya Manusia. Untuk literatur yang lain saya tidak ada, jika sudah ada Insya Allah akan sayan informasikan.

  1. asalamualaikum, saya nazar fachriansyah saya mahasiswa uin jakarta sekarang sedang membuat tugas akhir sebelum nya saya ingin mengadakan penelitian tentang minat belajar siswa dengan strategi movie learning di sekolah mr wahid hasyim mengajar, saya boleh minta alamat sekolah yang bapak mengajar, tolong bimbingan nya dan doanya. saya ucapkan terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s